PEMERINTAH AKAN PASANG ALAT PERINGATAN DINI LAHAR SEMERU
- Jan 30, 2025
- Kofan
- Sosial
Lumajang - Dalam rangka mengantisipasi akan adanya lahar dingin yang mungkin terjadi dikemudian hari, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui BPBD Kabupaten bekerjasama dengan Pemerintah Swiss mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang bertempat di Aula Hotel Gajah mada Lumajang, Selasa (21/01/2025).
Acara ini dihadiri oleh desa-desa yang berstatus rawan lahar seperti Kecamatan Pronojiwo, Candipuro, Pasirian dan Pasrujambe. Dengan rasa sumber dari BNBP Dr. Afrial Rosya selaku Direktur Peringatan Dini, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang Patria Dwi Hastiadi, AP, M.Si, dan juga dari pemerintah Swiss Constance Jailet SDC.
Ancaman di wilayah Semeru sangat rawan terjadi sewaktu-waktu. Bencana lahar bisa terjadi oleh beberapa faktor, seperti letusan Gunung Semeru, curah hujan yang tinggi, erosi tanah, dan bisa juga karena perubahan iklim. Oleh karena itu, perlu dibangun skema Sistem Peringatan Dini secara komprehensif.
Kolaborasi dengan beberapa pihak akan memberikan respon kesiapsiagaan yang efektif, termasuk keterlibatan aktif Aparatur Desa dan Masyarakat di wilayah potensi terdampak. dengan sistem peringatan dini yang rencana akan dibangun ini diharapkan akan efektif untuk mengurangi resiko dampak lahar sehingga bisa melindungi masyarakat.
Dari hasil FGD ini akan dibangun sebuah sirene Peringatan Bencana yang akan diletakkan di pelataran Balaidesa Kertosari. Dalam acara ini Pemdes Desa Kertosari juga mengusulkan supaya diadakan beberapa rambu-rambu peringatan yang diletakkan dibeberapa lokasi rawan.
Semoga dengan adanya alat peringatan dini ini akan lebih menjadikan masyarakat lebih siap dalam menghadapi bencana. (KIM/Kfn)