PUSKESMAS PASRUJAMBE GELAR SOSIALISASI PENANGGULANGAN KRISIS KESEHATAN AKIBAT BENCANA
- Oct 19, 2025
- KIM Desa Kertosari
- Pelayanan
Pasrujambe, Lumajang - Dalam rangka mempersiapkan diri untuk keadaan krisis kesehatan akibat terjadinya bencana, Unit Pelaksana Teknis Pusat Kesehatan Masyarakat (UPT Pukesmas) Kecamatan Pasrujambe menggelar sosialisasi terkait upaya penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana. Kegiatan ini berlangsung di Aula lantai 3 Puskesmas Pasrujambe, Jumat (17/10/2025).
Dihadiri oleh seluruh Sopir ambulan desa, Perangkat desa, dan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) se Kecamatan Pasrujambe berjalan dengan lancar dengan penuh antusias para undangan untuk mengikuti kegiatan ini karena sebelum kegiatan dimulai, para undangan terlebih dahulu diberikan fasilitas cek Kesehatan untuk mengetahui seberapa tinggi kolesterol masing-masing peserta. Ini juga menjadi Sosialisasi ke masyarakat bahwa masyarakat Pasujambe bisa memeriksakan kesehatannya secara gratis di Puskesmas.
Kecamatan Pasrujambe merupakan wilayah yang rawan terjadi bencana, seperti letusan Gunung Semeru, banjir lahar dingin, longsor, dan angin puting beliung. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat perlu digelar untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Dalam sambutannya, dr. Siska Yuni Fitria selaku Kepala UPT Puskesmas Pasrujambe menyampaikan, "Kami sangat menyadari bahwa bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Teruntuk wilayah kecamatan Pasrujambe yang juga menjadi wilayah rawan akan bencana, maka kami ingin meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat khususnya yang terlibat dalam menghadapi bencana, terutama dalam hal penanggulangan krisis Kesehatan," ungkapnya.
Dalam sesi pertama diisi dengan Sosialisasi dan Assessment Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Program Keselamatan Perkantoran (PKP). Dimana setiap desa mengisi formulir tentang keadaan dan fasilitas di masing-masing tempat kerjanya. Ini dianggap perlu guna untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta memastikan Kesehatan para perangkat Desa.
Dalam kegiatan ini, juga disosialisasikan bagaimana penanganan pertama atau evakuasi terhadap orang yang terjadi kecelakaan atau bencana. Para peserta diajarkan tentang cara menangani korban bencana, seperti memberikan pertolongan pertama, melakukan evakuasi, dan lain-lain.
Bapak Antok, petugas sopir ambulan desa Kertosari mengungkapkan sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena banyak ilmu yang bermanfaat yang diberikan juga ini sangat berhubungan sekali karena kadang juga ada panggilan untuk menjemput orang karena terjadi bencana seperti kecelakaan dan sebab bencana lain. "Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas sosialisasi ini. Saya merasa lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi bencana," ujarnya.
Sosialisasi terkait "Upaya Penanggulangan Krisis Kesehatan Akibat Bencana" di Puskesmas Pasrujambe merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan petugas, relawan dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi bencana dan mengurangi risiko kesehatan yang terkait. (KIM/Kfn)